Menang lawan Leicester, Arsenal Terlalu banyak kebobolan

Update Liga Inggris – Leicester kalah saat tandang ke kandang Arsenal. Hujan gol terjadi pada laga ini dengan kemenangan the gunners 4-3. Anak asuh Wenger mengawali laga dengan baik setelah striker anyar mereka Lacazette mencetak gol pertama di awal babak 1. Namun tak lama berselang akselerasi Jamie Vardy berhasil menyamakan kedudukan.

Skema 3 bek yang diterapkan Wenger tampak amat keropos pada laga perdana ini karena beberapa kali Leicester sangat unggul. Bahkan Arsenal harus menunggu sampai detik akhir untuk mendapatkan kemenangan.

Masuknya Ramsey dan Fireoud pada babak kedua memang mengubah jalannya pertandingan. Serangan arsenal terlihat lebih tertata dan membahayakan. Terbukti kedua pemain itu masing-masing mencetak gol.

Pada laga ini dua pemain baru arsenal menjalani debut. Lacazette langsung diturunkan sebagai penyerang sementara “The tank” kolasinac juga bermain. Tentu saja kebobolan 3 gol di kandang bukan cerminan performa terbaik Arsenal. Masih bayak PR buat Ozil Cs mengingat belum ada kekompakan dan keseimbangan permainan.

Alexis sanches tampak di bangku cadangan pada laga ini. Rumor kepergiannya tentu senakin menyeruak dan Wenger sendiri mengatakan belum tentu bisa menahan kepergian sang pemain. Manchester City dan Munchen tertarik mendatangkan Sanchez namun masih belum ada kepastian.

Yang menarik pada laga ini adalah Mahrez turun sebagai line up Leicester. Sang pemain kerap diisukan akan hengkang ke Roma. Namun rumor itu sedikit terbantahkan karena Mahrez tetap menjadi pemain inti pada laga perdana bersama Vardy, dab, Okazaki yang ketiganya merupakan pahlawan Leicester saat menjadi juara liga dua musim yang lalu.

Setelah laga usai Vardy yang mencetak dua gol pada laga ini menyayangkan konsentrasi Leicester yang menurun di akhir laga sehingga 3 poin batal diraih The Foxes.

Nemanja Matic Akan Membuat Paul Pogba Semakin Hebat

Liga Premier Inggris – Kedatangan Nemanja Matic rupanya dilihat bukan saja menjadi sebuah kerugian bagi Chalsea tapi keuntungan besar untuk MU. Mengapa demikian ? Diprediksi Paul Pogba akan semakin bagus di atas lapangan hijau berkat kehadiran Matic.

Matic adalah tipe gelandang bertahan yang cerdas. Selama di Chelsea, duetnya dengan Ngolo Kante telah terbukti bisa menghadirkan titel Primer League yang pertama untuk Conte. Nah, dengan hadirnya Matic yang didatangkan dengan mahar 40 juta pundsterling akan membuat Pogba semakin leluasa bergerak.

Musim lalu di beberapa pertandingan Pogba sangat brilian namun ada momen ia tampil sangat buruk. Posisi yang kurang tepat merupakan salah satu alasan mengapa Pogba inkonsisten bersama MU di musim lalu.

Hadirnya Matic akan memberi kebebasan bagi Pogba dan pemain asal Serbia ini akan mampu menutup celah kosong yang ditinggalkan Pogba. Gerry Neville, mantan legenda United, yakin performa Pogba akan meningkat  musim ini. Ia memprediksi sang pemain akan mampu bikin 15 gol setelah musim lalu hanya 9 gol saja.

Ia pun mempertanyakan kenapa Chelsea melepas Matic padahal sang pemain amat penting untuk the blues. Pogba sendiri akan berperan menjadi box to box midfielder dengan kebebasan bergerak seperti yang ia dapatkan selama ada di Juventus yang kala itu berduet apik dengan Andrea Pirlo.

Dengan kemampuan passing dan dribling ciamik, tentu saja duet Pogba dan Matic akan sangat menakutkan. Belun lagi performa Herrera juga akan semakin bagus dengan kedatangan Nemanja Matic.

Tak Ada Alasan Bagi Coutinho untuk Tak Pindah ke Barcelona

Berita Transfer Bola Terkini – Kehilangan Neymar membuat Barca terus mencari penggantinya. Tentu pemain yang dianggap sepadan yang dicari. Sempat tersiar kabar Hazard akan dibeli Barcelona karena sang pemain dianggap pas. Namun Conte masih memasukkan sang pemain di dalam rencananya sehingga tak mungkin Hazard dilepas.

Kini rumor beredar Cutinho sedang diburu Barcelona. Sang pemain asal brazil ini memang dianggap ciamik sehingga pas sebagai pengganti Neymar. Banyak pengamat sepak bola yang menyatakan Coutinho akan sulit menolak tawaran Barca.

Apa alasannya ? Kesempatan bermain bareng Messi dan Suarez akan sulit ditolak oleh Coutinho. Ini merupakan kesempatan sekali dalam seumur hidup. Kedua pemain andalan Barca itu memang yang terbaik di lini serang.

Dikabaran Barca siap menyodorkan tawaran 100 juta poundsterling atau sekitar 1,7 triliun. Tentu saja tawaran itu tak masalah karena memang Barca sedang berlimpah harta berkat penjualan Neymar sebanyak 3,5 triliun.

Liverpool sendiri menolak tawaran Barca karena memang sang pemain amat penting untuk projek pengembalian nama baik The Reds. Ambisi untuk meraih kembali gelar Liga Inggris membuat Klopp bersikeras mempertahankan Coutinho. Sang pemain sendiri pernah mengatakan tak ingin pergi karena ingin menjadi bagian sejarah Liverpool untuk kembali meraih kejayaan.

Tentu masih belum bisa dipastikan apakah kepindahan akan bisa terealisasi. karena hal tersebut masih sebatas rumor saja dan waktu yang akan menjawabnya.

Siapa Yang Akan Menjadi Juara Piala Super Eropa ?

Piala Super Eropa – Piala Super Eropa akan segera digelar. Kali ini juara Liga Champions Real Madrid akan menghadapi juara Liga Eropa Manchester United. Laga akan digelar di Makedonia tepatnya di stadion Philip 2 Arena, Skopje. 9 Agustus 2017 dini hari adalah waktu pelaksanaan duel antara El Real vs The Red Devils.

Dari kabar terkini, Ronaldo masuk dalam skuad Madrid kala menghadapi MU. Tentu ini menjadi hal baik untuk Madrid mengingat anak asuh Zidane tampil buruk selama pra musim. Bahkan Madrid kalah adu pinalti di pertandingan internasional melawan MU.

Ronaldo memang mendapat jatah libur yang lebih panjang karena harus membela negaranya di piala konfederasi. Terbukti serangkaian kekalahan didapat oleh Madrid tanpa kehadiran sang mega bintang asal Portugal itu.

Duel ini juga merupakan pertemuan dengan para mantan. Mourinho adalah mantan pelatih Real Madrid sementara Ronaldo juga mantan pemain MU yang pada masanya menjadi super star. Kedua pihak masing-masing mengaku bisa mengalahkan lawannya. Paul Pogba, misalnya, yakin timnya akan menang pada laga ini.

Laga ini juga menarik karena akan menjadi pembuktian beberapa pemain baru MU seperti Lukaku dan Lindelof serta Matic untuk pihak MU. Theo Hernadez dan Cabellos juga mungkin akan turun pada liga ini di pihak Madrid.

Tentu sulit diprediksi siapa yang akan menang tapi di pentas Eropa, Madrid amat dominan atas MU. Tercatat MU hanya dua kali saja bisa mengalahkan Madrid sementara CR7 Dkk melebihi capaian tersebut di pentas Eropa.

Christiano Ronaldo, Bukan Seorang Super Man Tapi Hanya Pemain Yang Bergelimang Atribut Terbaik

Sisi Lain Dunia Bola – Siapa yang tak kenal Christiano Ronaldo yang terkenal dengan julukan CR7 ? Pemain tampan ini lahir di Portugal tepatnya di Medeira tahun 1985 . Ronaldo adalah cerminan pesepakbola yang bagus karena latihan yang konsisten dan pola hidup yang sehat. Bahkan sang pemain sampai enggan menato tubuhnya untuk alasan kesehatan.

Ronaldo mulai menjadi pemain yang berbeda saat datang ke Manchester United. Meskipun tidak seproduktif di Real Madrid untuk urusan gol, Ronaldo memang menjelma sebagai super star selama di MU di bawah asuhan Ferguson. Ia sering jadi penentu di momen krusial MU. Sebut saja tendangan jarak jauhnya kala tandang ke Porto di perempat final Champions 2007/2008 yang akhirnya membawa MU menjadi juara mengalahkan Chelsea.

Sukses di MU nembuat Real Madrid tertarik mendatangkan sang pemain. Gayung pun bersambut karena Ronaldo memang sangat mengimpikan bermain di klub sesukses Madrid. Rekor pemain termahal yang sebelumnya ada di tangan Kaka terpecahkan saat itu. El Real rela membayar MU sebesar 104 juta euro untuk Ronaldo pada tahun 2009. Pembelian oleh Madrid saat itu menjadi yang termahal sejagat.

Pembelian super mahal itu tak salah. Nyatanya Ronaldo mencapai masa keemasannya di Bernabeu. 3 trofi Liga Champions telah diraih sang pemain dan juga 2 titel La Liga serta banyak trofi bergengsi lainnya telah diraih. Yang menarik adalah Ronaldo sudah menjadi top skorer Real Madrid sepanjang masa hanya selama beberapa tahun ada di Madrid. Total 407 gol telah dicetak hanya dalam 8 tahun saja. Statistik itu jauh lebih bagus dibanding legenda Madrid seperti Di Stefano, 308 gol selama 11 tahun di Bernabeu.

Ronaldo pun telah mendapat empat kali Balon D’or bahkan akan menjadi lima, sama seperti raihan Messi, karena pada tahun ini CR7 digadang gadang akan mendapatkan lagi titel pemain terbaik. Meski kini usianya sudah mencapai 32 tahun, tak ada tanda-tanda permainannya semakin menurun.

Di suatu kesempatan, Ferguson sang mantan pelatih pernah mengatakan apa yang diraih Ronaldo berkat apa yang ia lakukan. Sang pemain memang mempunyai passion di sepak bola dan konsisten mengasah diri. Datang latihan paling awal dan pulang paling akhir adalah salah satu yang ia lakukan untuk menjadi yang terbaik.

Tak cukup sampai disana, Ronaldo pun sangat anti dengan alkohol dan pola hidup tak sehat lainnya. Prima fisik Ronaldo tentu membuatnya jarang sekali terkena cedera sehingga jam bermainnya termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Ronaldo pun merupakan prototipe pesepakbola ideal karena bagus di kaki kanan, kaki kiri dan juga Heading serta Dribling.

 

 

 

 

 

Anehnya Chelsea Membiarkan Matic ke MU

Transfer Sepakbola Terkini – Kepergian Nemanja Matic ke MU akhirnya terwujud juga. Pemain asal negara Serbia ini ditebus oleh The Red Devils sebesar 40 juta Pundsterling. Tentu kedatangan pemain yang mengaku ingin sesukses Vidic ini menjadi reuni bersama Mourinho. Kala melatih Chelsea, Matic dan Mou berhasil menjuarai Liga Inggris.

Keputusan The Blues menjual Matic ternyata mendapat sorotan dari beberapa pihak termasuk Gerry Neville, Mantan bek MU. Menurut salah satu legenda MU itu, Chelsea telah membuat keputusan yang sangat aneh. Alasannya adalah Matic adalah pilar penting di lini tengah. Bahkan musim lalu Fabregas saja kalah bersaing. Bersama Kante di lini tengah Chelsea, permainan tim jadi semakin solid.

Neville pun memahami keputusan Chelsea mungkin karena nilai jual pemain yang tak murah. Yang artinya klub mendapatkan dana yang banyak untuk penyegaran tim. Namun tetap saja itu aneh menurutnya karena menjual pemain yang menjadi pilar tentu saja tak wajar.

Belum ada rumor siapa yang akan menjadi pengganti Matic. Mungkin Fabregas yang akan dimaksimalkan atau pemain lain yang akan dicari. Sempat tersiar kabar Chelsea meminati Drinkwater dari Hotspurs meskipun itu dianggap tidak mungkin terjadi.

Matic sendiri selalu bermain minimal 30 pertandingan setiap musim selama membela Chelsea. Statistik itu tentu saja memperlihatkan betapa pentingnya sang pemain untuk kesuksesan tim. Di MU sendiri, sang pemain akan dipasang di lini tengah bersama Pogba dan Herera. Bila bermain apik seperti saat di Chelsea tentu saja kekuatan lini tengah MU akan semakin menakutkan.

MU Boyong Nemanja Matic Untuk Lengkapi Lini Tengah

Nemanja Matic diharapkan mampu memperkokoh lini tengah United. Pemain dengan ketekunan,  konsistensi dan mengutamakan kerjasama ini merupakan sosok yang di dambakan Jose Mourinho untuk makin memperkokoh timnya.

Bursa Transfer Terbaru – Manchaster United akhirnya berhasil memboyong gelandang asal Chelsea senin 31 juli lalu. MU harus menggolontorkan dana sebesar 44, 7 juta Euro atau setara dengan Rp702,5 Miliar rupiah untuk mendatangkan gelandang yang genap berusia 29 tahun pada selasa lalu. Matic menjadi pemain ke tiga yang berhasil bergabung ke Old Traffod setelah Lindelof dan Lukaku. Ini menjadi kali ke dua Matic berada di bawah naungan Mourinho setelah sebelumnya ia sempat berada dalam asuhan Mourinho kala ia menjadi pelatih Chelsea.

Kedatangan Matic ke Old Traffod di sambut antusias oleh sang pelatih dan juga punggawa United yang lain. Matic akan mengisi posisi sebagai gelandang bertahan. Hal ini tentu akan menghasilkan persaingan dalam tubuh United. Betapa tidak di ketahui jika dalam posisi tersebut di isi oleh beberapa nama besar antara lain Paul Pogba, Juan Mata, Ander Herrera, Andreas Pereira, Marouane Fellaini, serta Michael Carrick.  Tentu kedatangan Matic menjadi ancaman besar bagi Fellaini dan Carrick. Hal ini di sebabkan karena Fellaini dan Carrick memiliki peran dan posisi yang sama dengan Matic.

Kehadiran Matic di prediksi akan mengambil alih tongkat estafet dalam posisi holding midfielder yang selama ini di pegang oleh Carrick dan Fellaini. Fellaini yang memiliki kemampuan cenderung menyerang serta Carrick yang sudah tidak dapat tampil di setiap laga mengharuskan United untuk mendatangkan pemain yang memiliki kemampuan untuk menggantikan keduanya. Matic dianggap menjadi sosok ideal yang mampu menggantikan Carrick dan Fellaini.

Dengan hadirnya Matic di harapkan ia dapat membantu Paul Pogba agar ia dapat lebih baik dalam membangun pola seranganya. Prediksi lain, jika Mou menggunakan skema serang 4-3-3 Matic dapat beroperasi di tengah untuk menjaga pemain bertahan lain agar Pogba dapat bermain sebagai gelandang tengah yang berada di sebelah kiri yang merupakan posisi terbaik Pogba selama membela Juventus.

Namun keputusan tetap berada di tangan Jose Mourinho, akankah Matic segara di berikan kekuasaan untuk itu semua atau tidak ?

 

 

Intip Performa Sturridge Musim Ini, Akankah Lepas Dari Bayang-bayang Cidera?

Berita Sepakbola Terbaru – Daniel Sturridge merupakan striker asal Liverpool yang performanya dalam beberapa tahun terakhir sangat kurang maksimal.

Pemain asal Chelsea yang di datangkan pada Januari 2013 dengan nilai transfer yang dirahasiakan ini memang dalam beberapa tahun terakhir mengalami performa yang kurang baik. Julukan kaki kaca pun sempat di sematkan pada pemain kelahiran September 27 tahun silam. Betapa tidak, selama 4,5 tahun berseragam the Red (julukan Liverpool) Sturridge  hanya mampu melakoni sebanyak 30 laga. Catatan terbaiknya adalah ia mampu tampil  pada musim 2013/2014 sebanyak 33 laga dan menghasilkan 24 gol.

Spekulasi muncul karena dalam beberapa tahun terakhir strurridge tidak mampu tampil maksimal. Banyaknya cidera yang harus ia alami terutama pada bagian pinggul dan hamstring yang membuatnya harus bolak-balik masuk ruang perawatan. Dengan keadaan fisiknya yang amat rentan inilah yang membuat karir pemain 27 tahun ini di pertanyakan.

Namun jelang laga musim 2017/2018 performa sturridge sedikit mengalami kemajuan. Hal ini terbukti dengan tidak pernah absenya ia pada sesi latihan the Red sejak awal sesi latihan diadakan. Selain itu dalam lima laga pra musim yang di lakoni the red, Sturridge juga selalu masuk dalam starting elevan Juergen Klopp. Pemain yang memiliki teknik dan kecepatan serta insting yang cukup baik dalam mencetak gol ini tentu saja menjadi aset yang cukup berharga.   Bagi Klopp sturridge merupakan salah satu ujung tombak Liverpool.

Dengan performa Sturridge yang semakin membaik inilah yang membuat Klopp dapat bernafas lega. Klopp berharap sturridge dapat memberikan performa gemilangnya pada musim ini. Jika menelisik ke belakang, selama bermain dengan Liverpool yakni dalam 199 pertandingan sturridge mampu mencetak 60 gol. Artinya dalam 2 laga ia mampu mencetak 1 gol, ini merupakan catatan yang cukup baik bagi seorang striker.

Namun yang menjadi pertanyaan besar, apakah dalam laga musim ini ia mampu melepas embel-embel kaki kaca yang sempat melekat dalam dirinya ? kita lihat saja !

Apa Itu Gegenpressing ala Jurgen Klopp ?

Taktik Bola – Gegenpressing merupakan satu strategi dalam sepak bola kekinian. Taktik ini dipopulerkan oleh Jurgen Klopp yang pada masanya sukses menjadikan Dortmund sebuah tim yang menakutkan. Terbukti Dortmund berhasil menjadi juara Bundesliga dan meraih trofi DFB Pokal serta mampu mencapai final Liga Champions. Lalu, seperti apa itu Gegenpressing ala Klopp ?

Berbeda dengan counterpressing, taktik sepak bola Gegenpressing tidak mengharuskan pemain menekan lawan setiap saat. Tentu alasannya jelas yaitu untuk menghemat stamina. Bila stamina cepat kendor maka permainan akan menjadi buruk sehingga kalah sangat mungkin terjadi.

Pada strategi Gegenpressing, pemain hanya melakukan penekanan terhadap lawan saat kehilangan bola. Pemain di sekitar juga harus responsip ikut menekan agar bola kembali bisa diraih. Jadi sederhananya Gegenpressing hanya melakukan tekanan terhadap lawan berpuluh atau beratus kali sesuai dengan jumlah kehilangan bola. Penekanan sekali lagi tidak dilakukan saat bola dikuasi oleh lawan dari lapangannya sendiri.

Mengapa Jurgen Klopp tidak berhasil menerapkan taktik ini dengan baik di Liverpool ? Buktinya jelas, tak ada prestasi mentereng yang diraih Coutinho Cs. Di suatu kesempatan, Klopp mengatakan dirinya tidak bisa sim salabim membuat Liverpool jadi dominan baik di Eropa maupun di Liga Inggris. Semua butuh proses dan itu pun ia lajukan di Dortmund. Tiga tahun setelah membangun konsep gegenpressing, baru sang pelatih berhasil memberi Die Boreussian beberapa trofi bergengsi.

Inti dari strategi Gegenpressing adalah pressing dilakukan setiap pemain kehilangan bola dan semua pemain di sekitarnya harus melakukan pressing yang artinya harus reaktif terhadap kehilangan bola. Bagi Jurgen Klopp, bermain kolektif adalah hal penting dalam strategi Gegenpressing. Itulah alasan mengapa ia tidak mau membeli pemain bintang yang terlalu menonjolkan kemampuan individunya.

Pentingnya Peran Box-to-box Midfielder dalam Sepak Bola Moderen

Strategi Sepak Bola – Menarik tentunya membicarakan posisi seorang pemain dalam sepak bola. Salah satu posisi yang punya peranan penting adalah pemain tengah atau Midfielder. Di era sepak bola moderen, ada satu posisi yaitu Box-to-box Midfielder yang amat dibutuhkan. Mengapa demikian ?

Sebelum lebih jauh, ada baiknya dipahami dulu apa itu Box-to-box Midfielder. Posisi pemain ini ada di antara pemain belakang dan pemain depan. Fungsi utamanya membantu tim saat bertahan sekaligus saat menyerang. Tugas yang tak mudah tentunya. Jadi ruang gerak pemain Box-to-box amat luas yang tentu saja harus dilengkapi dengan keseimbangan tenaga yang luar biasa.

Karena punya peran membantu pertahanan, kemampuan intersep dan tekel seorang Box-to-box harus baik. Pun begitu saat menyerang, pemain di posisi ini harus pandai melakukan pasing dan tembakan. Perpindahan cepat dari belakang ke depan atau sebaliknya menuntut stamina yang sangat prima. Umumnya, permainan sebuah tim akan sangat dipengaruhi oleh kondisi Box-to-box. Bila bermain jelek, maka bisa dipastikan keseluruhan tim pun akan jelek performanya dan sebaliknya.

Dalam sebuah tim, bisa jadi pelatih memasang lebih dari satu Box-to-box yang tentu saja untuk menciptakan keseimbangan bermain yang bagus. Sebut saja PSG memainkan dua Box-to-box yang diperankan oleh Marco Veratti dan Blaise Mattuidi. Juventus juga memainkan dua gelandang serupa yang ada pada diri Marchisio dan Kheidira.

Hampir semua tim-tim elit Eropa kini menggunakan pemain yang berposisi box-to-box. Tujuannya sangat jelas yaitu untuk bisa baik saat menyerang dan juga saat bertahan. Lihat saja Real Madrid dengan Toni Kroos sebagai box-to-box. Dua trofi liga champions dan juara La Liga telah diraih Madrid bersama Kroos. Barcelona juga memiliki box-to-box yang ada pada diri Ivan Rakitic. Hasilnya Treble bisa diraih meskipun hal ini juga dipengaruhi oleh para pemain sekaliber Messi, Neymar dan Suarez.

Saking pentingnya posisi pemain box-to-box di sepak bola moderen, sebuah klub rela mengeluarkan uang banyak untuk posisi tersebut. Contohnya, Chelsea yang ngebet mendatangkan Radja Nainggolan yang memang merupakan salah satu box-to-box ulung saat ini. Nainggolan berhasil menjadi pemain penting AS Roma yang membuat tim ini selalu masuk zona Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.