Intip Performa Sturridge Musim Ini, Akankah Lepas Dari Bayang-bayang Cidera?

Berita Sepakbola Terbaru – Daniel Sturridge merupakan striker asal Liverpool yang performanya dalam beberapa tahun terakhir sangat kurang maksimal.

Pemain asal Chelsea yang di datangkan pada Januari 2013 dengan nilai transfer yang dirahasiakan ini memang dalam beberapa tahun terakhir mengalami performa yang kurang baik. Julukan kaki kaca pun sempat di sematkan pada pemain kelahiran September 27 tahun silam. Betapa tidak, selama 4,5 tahun berseragam the Red (julukan Liverpool) Sturridge  hanya mampu melakoni sebanyak 30 laga. Catatan terbaiknya adalah ia mampu tampil  pada musim 2013/2014 sebanyak 33 laga dan menghasilkan 24 gol.

Spekulasi muncul karena dalam beberapa tahun terakhir strurridge tidak mampu tampil maksimal. Banyaknya cidera yang harus ia alami terutama pada bagian pinggul dan hamstring yang membuatnya harus bolak-balik masuk ruang perawatan. Dengan keadaan fisiknya yang amat rentan inilah yang membuat karir pemain 27 tahun ini di pertanyakan.

Namun jelang laga musim 2017/2018 performa sturridge sedikit mengalami kemajuan. Hal ini terbukti dengan tidak pernah absenya ia pada sesi latihan the Red sejak awal sesi latihan diadakan. Selain itu dalam lima laga pra musim yang di lakoni the red, Sturridge juga selalu masuk dalam starting elevan Juergen Klopp. Pemain yang memiliki teknik dan kecepatan serta insting yang cukup baik dalam mencetak gol ini tentu saja menjadi aset yang cukup berharga.   Bagi Klopp sturridge merupakan salah satu ujung tombak Liverpool.

Dengan performa Sturridge yang semakin membaik inilah yang membuat Klopp dapat bernafas lega. Klopp berharap sturridge dapat memberikan performa gemilangnya pada musim ini. Jika menelisik ke belakang, selama bermain dengan Liverpool yakni dalam 199 pertandingan sturridge mampu mencetak 60 gol. Artinya dalam 2 laga ia mampu mencetak 1 gol, ini merupakan catatan yang cukup baik bagi seorang striker.

Namun yang menjadi pertanyaan besar, apakah dalam laga musim ini ia mampu melepas embel-embel kaki kaca yang sempat melekat dalam dirinya ? kita lihat saja !

Apa Itu Gegenpressing ala Jurgen Klopp ?

Taktik Bola – Gegenpressing merupakan satu strategi dalam sepak bola kekinian. Taktik ini dipopulerkan oleh Jurgen Klopp yang pada masanya sukses menjadikan Dortmund sebuah tim yang menakutkan. Terbukti Dortmund berhasil menjadi juara Bundesliga dan meraih trofi DFB Pokal serta mampu mencapai final Liga Champions. Lalu, seperti apa itu Gegenpressing ala Klopp ?

Berbeda dengan counterpressing, taktik sepak bola Gegenpressing tidak mengharuskan pemain menekan lawan setiap saat. Tentu alasannya jelas yaitu untuk menghemat stamina. Bila stamina cepat kendor maka permainan akan menjadi buruk sehingga kalah sangat mungkin terjadi.

Pada strategi Gegenpressing, pemain hanya melakukan penekanan terhadap lawan saat kehilangan bola. Pemain di sekitar juga harus responsip ikut menekan agar bola kembali bisa diraih. Jadi sederhananya Gegenpressing hanya melakukan tekanan terhadap lawan berpuluh atau beratus kali sesuai dengan jumlah kehilangan bola. Penekanan sekali lagi tidak dilakukan saat bola dikuasi oleh lawan dari lapangannya sendiri.

Mengapa Jurgen Klopp tidak berhasil menerapkan taktik ini dengan baik di Liverpool ? Buktinya jelas, tak ada prestasi mentereng yang diraih Coutinho Cs. Di suatu kesempatan, Klopp mengatakan dirinya tidak bisa sim salabim membuat Liverpool jadi dominan baik di Eropa maupun di Liga Inggris. Semua butuh proses dan itu pun ia lajukan di Dortmund. Tiga tahun setelah membangun konsep gegenpressing, baru sang pelatih berhasil memberi Die Boreussian beberapa trofi bergengsi.

Inti dari strategi Gegenpressing adalah pressing dilakukan setiap pemain kehilangan bola dan semua pemain di sekitarnya harus melakukan pressing yang artinya harus reaktif terhadap kehilangan bola. Bagi Jurgen Klopp, bermain kolektif adalah hal penting dalam strategi Gegenpressing. Itulah alasan mengapa ia tidak mau membeli pemain bintang yang terlalu menonjolkan kemampuan individunya.

Pentingnya Peran Box-to-box Midfielder dalam Sepak Bola Moderen

Strategi Sepak Bola – Menarik tentunya membicarakan posisi seorang pemain dalam sepak bola. Salah satu posisi yang punya peranan penting adalah pemain tengah atau Midfielder. Di era sepak bola moderen, ada satu posisi yaitu Box-to-box Midfielder yang amat dibutuhkan. Mengapa demikian ?

Sebelum lebih jauh, ada baiknya dipahami dulu apa itu Box-to-box Midfielder. Posisi pemain ini ada di antara pemain belakang dan pemain depan. Fungsi utamanya membantu tim saat bertahan sekaligus saat menyerang. Tugas yang tak mudah tentunya. Jadi ruang gerak pemain Box-to-box amat luas yang tentu saja harus dilengkapi dengan keseimbangan tenaga yang luar biasa.

Karena punya peran membantu pertahanan, kemampuan intersep dan tekel seorang Box-to-box harus baik. Pun begitu saat menyerang, pemain di posisi ini harus pandai melakukan pasing dan tembakan. Perpindahan cepat dari belakang ke depan atau sebaliknya menuntut stamina yang sangat prima. Umumnya, permainan sebuah tim akan sangat dipengaruhi oleh kondisi Box-to-box. Bila bermain jelek, maka bisa dipastikan keseluruhan tim pun akan jelek performanya dan sebaliknya.

Dalam sebuah tim, bisa jadi pelatih memasang lebih dari satu Box-to-box yang tentu saja untuk menciptakan keseimbangan bermain yang bagus. Sebut saja PSG memainkan dua Box-to-box yang diperankan oleh Marco Veratti dan Blaise Mattuidi. Juventus juga memainkan dua gelandang serupa yang ada pada diri Marchisio dan Kheidira.

Hampir semua tim-tim elit Eropa kini menggunakan pemain yang berposisi box-to-box. Tujuannya sangat jelas yaitu untuk bisa baik saat menyerang dan juga saat bertahan. Lihat saja Real Madrid dengan Toni Kroos sebagai box-to-box. Dua trofi liga champions dan juara La Liga telah diraih Madrid bersama Kroos. Barcelona juga memiliki box-to-box yang ada pada diri Ivan Rakitic. Hasilnya Treble bisa diraih meskipun hal ini juga dipengaruhi oleh para pemain sekaliber Messi, Neymar dan Suarez.

Saking pentingnya posisi pemain box-to-box di sepak bola moderen, sebuah klub rela mengeluarkan uang banyak untuk posisi tersebut. Contohnya, Chelsea yang ngebet mendatangkan Radja Nainggolan yang memang merupakan salah satu box-to-box ulung saat ini. Nainggolan berhasil menjadi pemain penting AS Roma yang membuat tim ini selalu masuk zona Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.

 

Mengenal Lebih Jauh Counterpressing Ala Mauricio Pochettino

Taktik Sepak Bola – Permainan sepak bola tentu tak bisa lepas dari taktik. Sebuah taktik yang diterapkan oleh pelatih akan sangat menentukan hasil yang diperoleh. Tentu banyak sekali taktik sepak bola yang dirancang dengan dasar filosofi bermain tertentu. Sebut saja taktik penguasaan bola atau ball possesion ala Barcelona yang dikenal dengan Tiki Taka. Namun kali ini bukan taktik itu yang akan dibahas melainkan sepak bola counterpressing yang ternyata berhasil mendatangkan hasil positif bagi Tottenham Hotspurs. Konsisten dalam 2 musim masuk posisi The Big Four BPL adalah kesahihan dari counterpressing yang dirancang oleh Mauricio Pochettino, pelatih Spurs.

taktik sepak bolaLalu, seperti apa itu counterpressing ? Untuk lebih mudah memahaminya, taktik ini adalah anti tesis dari counterattack yang acap disebut taktik serangan balik. Jadi sederhananya, counterpressing adalah strategi permainan bola dengan menekan balik. Pochetino yang menciptakan taktik ini selalu memerintahkan para pemainnya untuk melakukan Pressing saat kehilangan bola yang tentu saja dengan cara terorganisir.

Pada formasi 4-2-3-1 yang digunakan Spurs, bek kanan dan bek kiri bertugas menjaga lebar lapangan. Gelandang bertahan, Eric Dier, akan berada persis di depan dua bek tengah untuk menjaga kedalaman pertahanan. Dan Dembelle serta Ericson yang keduanya berperan menjadi gelandang serang akan turun untuk berada di depan tiga bek Spurs. Posisi terstruktur inilah yang kemudian membuat The Lilywhites amat siap menekan setiap serangan yang dilancarkan lawan.

Pochettino memang menginstruksikan para pemainnya untuk menjaga jarak antar pemain. Fungsinya untuk menutup ruang sehingga pemain lawan sulit melakukan serangan atau penetrasi. Menjaga kedekatan antar pemain akan membuat lapangan menjadi padat dan sempit dan di waktu bersamaan, Pressing secara kolektif bisa dilakukan.

Sistem permainan anak asuh Pochettino pun tidak memanjakan penyerang utama mereka Herry Kane untuk berdiam diri saja menunggu Supply bola. Kane kerap bergerak melebar untuk melakukan operan satu dua baik dengan dua full back atau dua pemain sayap yaitu Delle Ali dan Son. Dengan cara ini, celah pertahanan lawan kerap bisa dibongkar oleh para pemain Spurs. Al hasil, Chelsea, Manchester City, Arsenal dan MU dikalahkan oleh Spurs pada musim lalu.

Inti dari permainan counterpressing yang konsisten diterapkan oleh Spurs adalah menjaga jarak antar pemain agar tidak terlalu lebar yaitu dengan cara kembali ke posisi sesuai instruksi poch, sebutan pelatih Spurs. Kemudian pressing dilakukan kolektif saat kehilangan bola yang tujuannya untuk ngeblok serangan dan merebut kembali bola. Semua pemain harus aktif melakukan pressing untuk merebut bola bahkan hal ini harus dilakukan juga oleh penyerang utama. Tanpa diisi nama-nama besar dan dengan rata-rata usia pemain 24 tahun( tim dengan rataan usia termuda di Inggris ), Tottenham Hotspurs dengan Pochettino menjadi juru taktik telah membuktikan keberhasilan taktik counterpressing.

Madrid Dikabarkan Sepakat Memboyong Kylian Mbappe Dengan Bandrol 2,4 Triliun

Info La Liga – Sudah bukan rahasia lagi Real Madrid amat tertarik mendatangkan Mbappe dari Monaco. Pemain muda Prancis yang baru berusia 18 tahun ini memang tampil ciamik musim lalu dengan torehan 26 gol dalam 44 laga. Trofi League 1 dan berhasil membawa Monaco ke semi final Liga Champions adalah prestasi yang diraih Mbappe musim lalu.

Moncernya penampilan Mbappe membuat ia dimintai oleh klub-klub besar Eropa yang salah satunya adalah Real Madrid. Kabar terbaru bahwa El Real bersedia menenus Mbappe sebesar 160 juta euro atau 2,4 triliun rupiah. Angka yang sungguh fantastis untuk penyerang muda berusia 18 tahun.

Madrid pun dikabarkan siap menggaji Mbappe 135.000 euro per pekan atau sebanyak 2 miliar. Angka itu jauh meningkat dari gajinya di Monaco yang sebesar 30.000 euro. Bila transfer ini terwujud maka Mbappe akan menjadi pemain termahal di dunia mengalahkan Paul Pogba yang nilai transfernya 106.000 juta euro saat didatangkan dari Juventus oleh MU.

Mungkin saja transfer ini terwujud karena Madrid memang sedang mencari striker baru paska kepergian Morata ke Chelsea. Bila jadi datang ke Madrid, kemungkinan posisi Benzema sebagai striker utama tergeser. Mbappe memang dikenal cepat dan sangat tajam. Banyak yang menjulukinya The Next Thiery Henry mengingat gaya bermainnya yang tak jauh berbeda dengan legenda Arsenal itu.

Belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak tentang transfer pemain ini. Tapi Mbappe suatu waktu memang pernah menyatakan mungkin saja ia hengkang dari Monaco untuk mencari tantangan baru dan ia tertarik bergabung dengan Madrid.

Bila berhasil mendatangkan Mbappe, Madrid praktis menang dalam perburuan pemain muda paling berbakat saat ini. MU, Barcelona dan Chelsea serta PSG dikabarkan juga tertarik mendatangkan Mbappe.

Cristiano Ronaldo Sarankan Neymar Pindah ke MU bukan PSG

Update Transfer Bola – Ketertarikan PSG terhadap Neymar bukanlah kabar burung belaka. Dikabarkan PSG bersedia menebus klausul pelepasan Neymar sebesar 222 juta Euro atau sebesar 3,4 triliun rupiah. Harga yang tentu saja fantastis tapi bukan mustahil bagi PSG mengingat kekayaan yang dimiliki klub asal prancis ini. Bila jadi kenyataan maka Neymar akan menjadi pemain termahal sejagat mengalahkan Paul Pogba.

Tak cukup sampai disana, Neymar juga akan menjadi pemain bola dengan gaji tertinggi di dunia karena PSG bersedia membayar sang pemain 500.000  pundsterling per pekan. Dengan tawaran wah seperti itu, sangat mungkin Neymar tertarik pindah ke PSG apalagi rekan setim sang pemain di timnas Brazil banyak bermaun di PSG. Sebut saja Thiago Silva, Lucas Moura dan Dani Alves yang sudah menjadi bagian PSG.

Rumor ketertarikan PSG terhadap Neymar ternyata sampai juga ke telinga Ronaldo. Bagi Ronaldo pindah ke MU akan menjadi pilihan yang lebih baik. CR7 menganggap level PSG masih ada di bawah Manchester United. Bergabung ke PSG menurut Ronaldo adalah sebuah kemunduran bagi Neymar. CR7 yakin Neymar akan menjari bintang di MU dan Mampu menghadirkan banyak trofi.

Ronaldo memang dikenal memiliki hubungan baik dengan Neymar. Meskipun bermain di klub yang punya rivalitas tinggi, kedua pemain sama sama didukung oleh produk sepatu Nike.

Barvelona sendiri yakin Neymar akan bertahan di Camp Nou. Hal ini diperkuat oleh dukungan koleganya di Barca termasuk Mascherano yang ingin Neymar tetap menjadi bagian trio MSN di musim depan.

Menjadi bayang-bayang Messi adalah salah satu alasan logis mengapa Neymar harus pindah ke klub lain. Sang pemain sendiri belum memberi pernyataan apapun terkait isu kepindahannya ke PSG. Kita tunggu saja apakah tawaran wah PSG Mampu membuat Neymar hengkang dari Barcelona yang sudah beberapa tahun dibelanya.

Marco Veratti Menjadikan MU Sebagai Pilihan Bila Gagal ke Barcelona

Berita Bola Terkini – Marco Veratti masih belum memutuskan apakah akan hengkang ke Barcelona atau tidak. Tim asal Catalan ini memang santer dikabarkan ingin membeli Veratti namun PSG bersikeras untuk mempertahankannya.

Veratti sendiri dikabarkan sudah ingin keluar dari PSG dengan satu tujuan yaitu mendapatkan kesempatan meraih trofi Liga Champions. Pergi ke Barcelona adalah tujuan yang logis mengingat Messi Cs memang sudah langganan menjadi juara Champions. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda sang pemain menuju Barca.

Veratti bahkan sampai memecat sang agen Di Campli dan menggantinya dengan Raiola agar kepindahannya bisa segera terwujud. Rumor menyebutkan bila gagal ke Barca, Manchester United lah yang akan menadi tujuannya.

Mourinho sendiri memang sedang mencari gelandang kreatif guna menyempurnakan skuad di musim depan. Tersiar kabar MU bersedia menggelontorkan 100 juta euro untuk mendatangkan Veratti.

PSG mendatangkan Veratti pada tahun 2012 dan mulai mendapat kepercayaan sebagai starter setelah kepindahannya di klub prancis ini. Musim lalu Veratti bermain sebanyak 28 kali dan ia berhasil membuat 5 assist dan 3 gol.

Sat ini Veratti berusia 24 tahun. Kreatifitasnya di lini tengah tentu saja akan mampu membantu United untuk tampil lebih kompetitif di musim depan. Namun kabar Veratti ke MU masih seputar rumor saja yang belum tentu menjadi kenyataan. Tentu bila jadi pindah ke Old Trafford, Skuad MU akan sangat menakutkan di musim depan mengingat Veratti adalah salah satu gelandang terbaik di dunia saat ini.

Danilo Pindah ke Manchester City Karena Tak Mau Terus Menjadi Cadangan

Berita Bola Terkini – Rumor kepergian Danilo akhirnya menjadi nyata. Sang pemain Diboyong Manchester City dengan harga 26,5 juta euro atau sekitar 458 miliar rupiah. Kepindahan Danilo tidak lah mengejutkan karena ia sering kalah bersaing dengan Dani Carvajal selama membela Madrid. Belum lagi cemoohan fans fanatik Madrid untuk dirinya yang kerap dianggap melakukan blunder.

Kedatangan Danilo ke Manchester City praktis membuat persaingan di bek kanan semakin kuat paska keberhasilan City mendatangkan Walker dari Hotspur. Namun sang pelatih City Guardiola menyangkal bahwa Danilo akan diplot sebagai bek kanan. Guardiola menganggap Danilo bisa diposisikan sebagai bek kiri dan juga bek tengah.

Kedatangan Danilo dianggap penting karena beberapa bek City sudah pergi ke klub lain seperti Bacari Sagna dan juga Koralov yang sebentar lagi akan ke Roma. Danilo adalah pembelian ke empat Manchester Biru. Kegagalan Guardiola di musim lalu memang membuat pelatih berkepala plontos ini lantas merombak skuad agar mampu kompetitif di musim depan.

Danilo sendiri memang sering menjadi penghangat bangku cadangan. Ia bermain sebanyak 55 kali selama berseragam Madrid yang itu pun tidak semuanya menjadi starter. 1 piala La Liga dan dua titel Liga Champions serta trofi piala dunia antar klub telah diperoleh Danilo selama membela El Real.

Namun seringnya sang pemain menjadi penghangat bangku cadangan membuat ia tak betah lagi di Bernaneu. Dan akhirnya kontrak selama 5 tahun di City diterima oleh Danilo. Melalui akun Twitter resmi The Citizen, Danilo sudah diperkenalkan yang artinya bek internasional Brazil ini sah mengarungi Liga Primer Inggris di musim depan bersama City.

Guardiola sendiri mengaku senang dengan kedatangan Danilo dan meyakini ia akan mampu berkontribusi besar untuk tim. Sang pelatih mengaku akan memiliki banyak opsi terkait dengan posisinya di skuad utama Manchester City.

James Rodriguez : Tak Ada Jaminan Menjadi Starter di Bayern Munchen

Berita Bola Terkini – James Rodriquez akhirnya pindah dari Real Madrid dengan status pinjaman selama 2 musim. Tidak dapat jaminan main reguler serta kedekatan dengan pelatih Bayern Munchen Carlo Ancelotti lah yang menjadi penyebab kepindahan ini.

Memang pada masa Ancelotti melatih Madrid, James selau mendapat jatah di Line Up Los Blancos. Sang pemain pun membuktikan bahwa sang pelatih tidak salah. James berhasil mencetak 20 gol dan 16 assist. Tentu itu adalah torehan spesial melihat jumlah gol serta assist yang tak bisa dibilang sedikit.

Namun seiring waktu berjalan, James tak lagi tampil reguler. Benitez sebagi suksesor Anceloti tak memberi jatah sebagai starter, pun begitu saat Zidane menjadi pelatih. Hanya dengan kebijakan rotasi Zidane saja, James mendapat posisi di line up pada beberapa pertandingan. Penampilannya pun tak buruk namun kualitas pemain Madrid seperti Isco, Kroos dan Modric yang selalu tampil bagus membuat James terpinggirkan.

Gerah dengan kondisi sering menjadi pemain cadangan, James kemudian menerima reuni dengan Anceloti. Namun sang pemain percaya menembus line up Bayern Munchen tak akan pernah mudah. ” Semua harus diperjuangkan semenjak dari sesi latihan bila ingin tampil reguler. Bayern dipenuhi pemain berkelas dan sunggu perlu perjuangan keras untuk menjadi pemain utama. Saya akan berjuang semaksimal mungkin” Ungkap James pada sebuah sumber.

Ancelotti memang sangat senang dengan gaya permainan James yang dikenal bagus saat bermain dengan kaki kiri. Mempunyai kemampuan pasing yang bagus tentu menjadi salah satu alasan mengapa Ancelotti memboyongnya ke Jerman.

Ancelotti sendiri yakin James akan cepat beradaptasi dengan sepak bola jerman dan memberi kontribusi yang pas untuk meraih trofi bersama Munchen. Diduetkan dengan Mueller dan Lewandowski di lini depan, tentu saja pemain asal Kolombia ini diharapkan bisa memberi kontribusi yang signifikan buat tim.

Lukaku Lebih Menguntungkan MU ketimbang Pembelian Morata oleh Chelsea

Berita Bola Terkini – Chelsea akhirnya mendapatkan Alvaro Morata dengan mahar 80 juta euro. Sementara pemain bidikan Conte, Lukaku, akhirnya mendarat di tim rival, Manchester United. Sedari awal bursa transfer dibuka, Lukaku memang santer dikaitkan dengan The Blues. Sang pemain pun sebelumnya membela Chelsea selama beberapa musim dan tidak mendapat jatah bermain reguler.

Paska kepindahan Lukaku, produktivitas sang pemain semakin meningkat. Hal ini terbukti dengan posisi runner up sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Inggris. Selama membela Everton, Lukaku memang sangat ganas di depan gawang. Hal inilah yang membuatnya dilirik oleh banyak klub top Eropa termasuk Chelsea dan MU. Pada akhirnya The Red Devils lah yang menjadi pemenangnya. 75 juta euro digelontorkan MU untuk mendatangkan striker asal Belgia ini.

MU dianggap lebih beruntung mendapatkan Lukaku bila dibandingkan Chelsea yang berhasil membeli Morata. Lukaku sudah beberapa lama bermain di tanah Britania sementara Morata harus beradaptasi karena ini musim perdananya bermain di liga Inggris yang dianggap keras. Lukaku juga lebih mengenal gaya kepelatihan sanga manajer dibandingkan dengan Morata yang baru pertama kali dilatih Conte.

Kedua aspek tersebut lah yang menjadi keuntungan MU saat membeli Lukaku. Morata tentu saja tak bisa dipandang remeh karena Striker timnas Spanyol ini telah membuktikan bahwa ia adalah penyerang tajam. Terbukti dengan 20 gol yang ia buat musim lalu meski lebih banyak diturunkan sebagai pemain pengganti.

Morata pun membuktikan diri ia sukses di Juventus sebelum musim lalu pindah ke Madrid. Ia berhasil menghantarkan Juve ke final Liga Champions yang saat itu Morata diduetkan dengan Carlos Tevez di lini depan. Dikabarkan Morata akan menggunakan kaos dengan nomer punggung 9 selama ia menjadi bagian dari The Blues Chelsea. Tentu patut dinanti apakah memang benar pernyataan bahwa MU lebih untung membeli Lukaku dibanding Chelsea dengan Morata.